Website company profile yang bagus dimulai dari bahan yang siap, bukan dari desain. Proyek yang molor biasanya tertahan di hal sederhana: teks layanan belum ada, foto belum dipilih, atau belum jelas siapa yang menyetujui. Checklist ini membantu kamu menyiapkan semuanya sebelum bertemu developer.
1. Tentukan satu tujuan utama
Pilih satu hal yang paling ingin dicapai: calon klien menghubungi lewat WhatsApp, mengisi formulir penawaran, atau mengunduh profil perusahaan. Tujuan ini menentukan tombol apa yang tampil paling menonjol di setiap halaman.
2. Susun daftar halaman
Untuk kebanyakan bisnis, lima halaman sudah cukup: Beranda, Tentang, Layanan, Portofolio, dan Kontak. Tambahkan Blog bila ada orang yang benar-benar akan menulis secara rutin. Halaman yang kosong lebih merugikan daripada halaman yang tidak ada.
3. Tulis isi layanan dengan bahasa pelanggan
Setiap layanan cukup dijelaskan dalam tiga bagian: masalah apa yang diselesaikan, apa yang klien terima, dan berapa lama prosesnya. Hindari istilah internal yang hanya dipahami tim sendiri.
4. Siapkan bukti
- Logo klien atau proyek yang boleh ditampilkan, dengan izin tertulis.
- Foto kantor, tim, atau hasil kerja yang asli, bukan foto stok.
- Sertifikat, izin usaha, atau penghargaan yang relevan.
5. Domain dan email
Gunakan domain yang sama dengan nama merek, misalnya .co.id untuk badan usaha di Indonesia. Pendaftaran .co.id membutuhkan dokumen legal perusahaan, jadi siapkan akta dan NIB lebih awal.
6. Data kontak yang aktif
Nomor WhatsApp, email, dan alamat kantor harus dipegang orang yang benar-benar membalas. Pesan yang tidak dibalas dua hari biasanya hilang ke pesaing.
7. Tentukan siapa yang menyetujui
Satu orang pengambil keputusan mempercepat revisi. Kalau persetujuan harus melewati banyak pihak, sepakati jadwal revisinya sejak awal.
8. Rencanakan pengelolaan setelah rilis
Website perlu pembaruan isi, backup, dan pembaruan keamanan. Tentukan apakah tim internal yang mengurus atau memakai layanan pemeliharaan.
9. Ukur hasilnya
Pasang Google Search Console sejak hari pertama dan catat berapa banyak pesan yang masuk dari website setiap bulan. Angka ini yang menunjukkan apakah website bekerja, bukan jumlah pengunjung saja.
Langkah berikutnya
Kalau bahan di atas sudah siap sebagian, kamu sudah bisa mulai diskusi proyek. Bagian yang belum ada bisa disusun bersama selama proses pengerjaan.